RUU Intelejen Akhirnya di sahkan
Tuesday, 11 October 2011
RUU Intelejen Akhirnya di sahkan

Hari ini, melalui Rapat paripurna, DPR secara resmi menyepakati dan mengesahkan RUU inteleijen negara menjadi UU.

Dalam laporannya melalui rapat paripurna, pimpinan komisi 1 DPR, Agus gumiwang kartasa sasmita menyatakan, ada perubahan yabg signifikan dalam UU intelijen yang baru.

Untuk pasal Penangkapan dan pemeriksaan intensif di ganti dengan penggalian informasi yang dilakukan BIN bersama  aparat penegak hukum.

Sedangkan untuk Penyadapan harus ditujukan untuk kepentingan intelijen, harus melalui izin kepala pengadilan negri/ untuk jangka waktu 6 bulan.

Dengan persetujuan 380 anggota, rapat paripurna yang dipimpin oleh Priyo budi santoso,mengesahkan UU intelijen negara yang baru.

Didalam UU intelijen baru juga memuat, sanksi pidana 6 tahun bagi mereka yang membocorkan rahasia badan intelijen negara yang berkaitan informasi, yang dapat membahahayakan kepentingan national dan publik secara umum.

BIN menjadi  koordinator fungsi intelijen di TNI, polri, kejaksaan. Selain itu, dengan bantuna Bank Indonesia dapat membuka aliran dana  keamanan nasional untuk semua sektor seperti ekonomi.