Sektor UMKM Menyerap 97,3% Dari Total Tenaga Kerja Indonesia
Wednesday, 05 June 2013
Sektor UMKM Menyerap 97,3% Dari Total Tenaga Kerja Indonesia

Jakarta - Sektor usaha mikro kecil dan menengah di indonesia sangat potensial dikembangkan. Karena sektor ini terbukti memberikan kontribusi 57,12 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan, jumlah UMKM di Indonesia kini mencapai 55,2 juta unit atau 99,98 persen dari total unit usaha Indonesia.

Bahkan sektor ini telah menyerap 101,72 juta orang tenaga kerja atau 97,3 persen dari total tenaga kerja Indonesia.

Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Nedi Rafinaldi Halim mengatakan, sektor UMKM telah terbukti menopang perekonomian nasional, menyediakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Sektor ini sangat berpotensi dikembangkan, karena pada tahun lalu saja telah berkontribusi sebesar 574 triliun rupiah atau sebesar 7 persen dari produk domestik bruto," tegas Nedi dalam pembukaan Pameran Koperasi dan UKM 2013, di SME Tower Jakarta, Rabu (5/6/2013) .

Menurutnya, pemerintah berharap kinerja KUKM dapat terus dipertahankan melalui pengembangan kreatifitas dan inovasi dalam memproduksi terutama motif, desain dan pewarnaan agar bersaing di pasar internasional.

"Ikuti terus perkembangan isu-isu perdangan internasional, dengan mengembangkan produk ramah lingkungan dan peduli kesehatan,"tambahnya.

Bahkan KUKM diminta berani mendaftarkan merk dan brand produk yang dihasilkan agar bisa terlindungi.

Nedi Refinaldi menjelaskan pameran koperasi dan UKM festival dapat dijadikan jendela pemasaran berbagai produk kreatif unggulan dari seluruh Indonesia dan mampu memotivasi masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri.

(ANP/MKS)