00:00 WIB SOLIDARITAS UNTUK NEGRI, Salurkan Bantuan Anda ke Rekening BCA 0353111199 an. Radio Trijaya Shakti     00:00 WIB Hadiah hanya bisa diambil dalam tiga bulan setelah kuis / pengumuman berlangsung.     00:00 WIB Untuk konfirmasi pemenang, hubungi MNC Radio Networks di 021.392.35.55 pada hari dan jam kerja.     00:00 WIB Saat konfirmasi, sampaikan: nama, nomor telepon, waktu menang, jenis hadiah, dan judul program.    

BTN Gandeng Zurich Dalam Pengembangan Produk Bancassurance

18 Des 2012 16:52 WIB
BTN Gandeng Zurich Dalam Pengembangan Produk Bancassurance

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mulai gencar lakukan inovasi produk perbankan yang dimilikinya.

Inovasi tidak saja dilakukan untuk produk kredit yang menjadi core businessnya, tetapi untuk produk lainnya yang memberikan peluang bagi bertambahnya Fee base income turut menjadu perhatian bank BTN.

"Ini adalah jawaban dari rencana bisnis yang sudah kami siapkan sejak bank BTN memberikan layanan prioritas dengan layanan lebih kepada nasabah setia kami" kata Iqbal usai acara MoU antara Bancassurance antara BTN dengan Zurich, yang dilakukan oleh CEO Oemin handajanto di Jakarta, Selasa (18/12).

Ada beberapa produk yg terkait dgn Bancassurance ini yg di mungkinkan dapat segera di tawarkan kpd nasabah bank BTN. Produk berbasis Bancassurance itu al Asuransi jiwa,asuransi kecelakaan diri, produk unit link, dan produk bundling lainnya. Di samping itu Bank BTN tengah menjajagi pengembangan produk investasi lainnya yang nanti pada saatnya akan ditawarkan kepada masayarakat seperti reksadana, ORI/SUKRI.

Sementara itu CEO dan Presdir Pt Zurich topas life Oemin handajanto mengakui Indonesia memiliki pasar asuransi yg sangat menarik sbg salah saatu negara yg tercepat pertumbuhannya di Asia dgn penetrasi asuransi jiwa yg rendah.

"BTN adalah rekan penting dari zurich dan kami sangat gembira untuk memulai kerjasama Bancassurance ini" Ujar Oemin.

Seperti diketahui, pasar asuransi jiwa di Indonesia tumbuh sebesar 24,6 persen pada 2011 dan pertumbuhan ini diperkirakan akan tetap dlm 2 digit untuk tahun tahun kedepan. Di sisi lain, penetrasi asuransi jiwa hanyalah 1,4 persen, ini berlawanan dengan pasar yang lebih berkembang di Asia seperti Taiwan, Hongkong, Korea dan Singapura dimana tingkat penetrasinya sekitar 8-11 persen. (ARS/MKS)