Infrastruktur Belum Rampung, Gubernur DKI: Copot Spanduk Larangan Sepeda Motor!
Friday, 08 September 2017
Infrastruktur Belum Rampung, Gubernur DKI: Copot Spanduk Larangan Sepeda Motor!

JAKARTA - Larangan melintas bagi kendaraan roda dua di jalan protokol Ibu Kota yang rencananya akan dilakukan uji coba pada 12 September 2017, membuat Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat geram. Bahkan, ia memerintahkan Kadishub DKI Jakarta untuk mencabut seluruh imbauan yang sudah dipasang melalui pamflet dan spanduk.

Djarot menjelaskan setelah dirinya memanggil Kadishub DKI, Andri Yansah dan mendengarkan kajian yang ia paparkan. Selanjutnya, ia meminta Dishub DKI tidak boleh langsung menetapkan kajian tersebut saat ini. 

"Kemarin Kadis Perhubungan sudah saya panggil, saya minta kajianya. Setelah dia menyampaikan kajianya saya sampaikan bahwa tidak boleh langsung diterapkan," ujar Djarot, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, kajian tersebut tidak boleh dilakukan karena masa berlaku yang tertera dari jam 06.00 pagi hari, hingga pukul 22.00 WIB.

"Saya bilang hentikan, stop. Spanduk itu copot, kalau ingin melihat, mengkaji perilaku pengendara itu sampai akhir tahun setelah selesai infrastruktur dan sudah terbangun di Jakarta," sambungnya.

Mantan Wali Kota Blitar itu menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah mengebut pembangunan under pass di berbagai titik. Jika semua rampung, barulah bisa dilakukan kajian.

"Baru tahun 2017 setelah selesai semua itu kita kaji. Januari 2018 kita kaji dengan cara seperti itu, kita tepat memberikan opsi seperti apa. Untuk berapa kawasan Sudirman- Thamrin 2017 MRT sudah selesai juga, termasuk saya perintahkan mempelebar jalar dengan menghilangkan pembatas jalur cepat dan lambat," tandasnya. (sym)