Pemkot Yogyakarta Belum Bisa Berikan Solusi Terhadap Tuntutan Pedagang Kaki Lima
Tuesday, 19 June 2012
Pemkot Yogyakarta Belum Bisa Berikan Solusi Terhadap Tuntutan Pedagang Kaki Lima

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta belum bisa memberikan solusi terhadap tuntutan pedagang kaki lima di kawasan Titik Nol Kilometer. Aman Yuriadijaya,  Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Perekonomian mengatakan bahwa Pemkot masih membutuhkan waktu tambahan untuk menghasilkan kebijakan yang bisa diterima semua pihak.

Semula mereka memang menjanjikan pada Senin ini solusi tersebut akan dikeluarkan, tetapi kemudian Aman menyatakan pasca hari Kamis mendatang baru bisa dibuat keputusannya.

Untuk mencari solusi tersebut pihak pemkot menurutnya juga telah membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak, baik para pedagang, asosiasi PKL dan dewan. Namun menurutnya memang dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan solusi terbaik.

Sebelumnya, sejumlah pedagang kaki lima di kawasan Titik Nol KM mendesak pemerintah kota agar diijinkan berjualan di kawasan tersebut. Padahal kawasan tersebut termasuk dalam wilayah larangan berjualan.

Berikut pernyataan Aman Yuriadijaya, Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Yogyakarta.

Sementara itu, Rudiarto, Ketua DPD Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Yogyakarta menilai permintaan para PKL di kawasan tersebut tidak tepat. Menurutnya para pedagang paguyuban PKL tersebut harus menghormati kesepakatan masyarakat dan Pemkot untuk menjadikan kawasan Titik Nol sebagai ruang publik. APKLI sendiri menurutnya siap untuk menjadi mediator dan menginventarisir para pedagang tersebut agar bisa dicarikan tempat lain untuk berdagang. Namun, ia menyatakan Pemkot sendiri belum mengajak mereka untuk berdiskusi. (Mahadevi/MKS)