Pemerintah Meluncurkan Sistem Informasi Geopasial Pembangunan Daerah Tertinggal
Tuesday, 12 June 2012
Pemerintah Meluncurkan Sistem Informasi Geopasial Pembangunan Daerah Tertinggal

Jakarta - Dalam rangka mempercepat pembangunan daerah tertinggal di Indonesia, Pemerintah melalui Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik, sejak 2008 hingga kini telah mengaplikasikan pengelolaan sistem informasi online yang dikenal dengan Sistem Informasi Statistik PDT. Sistem ini juga memuat data potensi desa. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini mengatakan Sistem data yang akurat, terkini, sesuai kenyataan, dan mewakili merupakan isntrumen penunjang penting untuk mempercepat pembangunan tertinggal. Menurutnya, sistem data spasial sangat diperlukan untuk optimalisasi pengentasan daerah tertinggal secara struktural dan sistemik. "Kementrian PDT melengkapi sistem informasi yang sudah ada dengan sistem data spasial (Sispa)" kata Menteri PDT Helmy Faishal Zaini, saat meluncurkannya di Kantor Kementrian PDT, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat (12/6). Helmy mengatakan, Sispa PDT, hasil kerjasama KPDT dengan Badan Informasi Geospasial, dapat digunakan untuk membuat perencanaan berbasis keruangan, misalnya dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah di daerah tertinggal. "Sispa-PDT merupakan terobosan, berupa intervensi teknologi dan upaya mendorong tumbuh kembangnya daya inovasi daerah yang sederhana, ekonomis dan praktis" tegasnya. (ANP)