Mendes PDTT Jadi Mediator Indonesia – Malaysia Business Networking
Friday, 21 April 2017
Mendes PDTT Jadi Mediator Indonesia – Malaysia Business Networking

Foto: Tunggak Santosa/ Kemendes PDTT

Kuala Lumpur - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, menjadi mediator pertemuan sejumlah perwakilan perusahaan Indonesia dan Malaysia, di Kuala Lumpur. Pertemuan dengan tajuk Indonesia – Malaysia Business Networking tersebut dilakukan sebagai bentuk pengembangan potensi kerjasama dan investasi dalam sejumlah proyek pembangunan di Indonesia.

“Peluang investasi dari Malaysia cukup besar. Kita harus bisa menyambut baik dan dikelola lebih serius, sehingga selain dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, juga dapat menarik minat lebih banyak investor,” ujar Menteri Eko di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/4).

Dalam pertemuan tersebut, setidaknya Menteri Eko akan menjadi mediator pertemuan perusahaan Indonesia dengan delapan perusahaan Malaysia. Perusahaan-perusahaan tersebut diantaranya bergerak di bidang industri, perbankan, pertanian, infrastruktur jalan tol, listrik,dan telekomunikasi.

“Kita tentu berharap, pada akhirnya masuknya investasi dari Malaysia mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Salah satu yang kita harapkan adalah investasi untuk elektrifikasi di desa-desa sebesar 30.000 megawatt,” lanjutnya.

Dalam kunjungan ini, Menteri Eko turut serta mengajak sejumlah BUMN, diantaranya adalah PT. Wijaya Karya (WIKA) dan PT. PP. Dalam hal ini, Menteri Eko bertindak sebagai Pejabat Penghubung Investasi untuk membantu program percepatan pembangunan, khususnya di bidang perekonomian. Mendapat tugas langsung dari Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres), Menteri Eko melaksanakan sejumlah tugas, diantaranya yakni mencari peluang investasi, mengidentifikasi dan mengatasi persoalan yang menghambat investasi di Indonesia, serta mengawal dan memastikan kelancaran proses realisasi investasi.

“Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan dengan pejabat tinggi Malaysia di Jakarta beberapa waktu lalu. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kedua negara, khususnya percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan,” ujar Menteri Eko.

Selain menggelar Business Networking, Menteri Eko juga akan bertemu sejumlah pejabat tinggi Negeri Jiran, diantaranya adalah pimpinan Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE), pimpinan Federal Land Development Authority (FELDA), dan Wakil Perdana Menteri. Kegiatan tersebut berlangsung hingga 21 April esok.

(MAR)